Nasional

Lukisan batu kuno ditemukan di dalam China barat laut

Lanzhou – Dua lukisan batu yang dibuat sekitar 3.000 hingga 4.000 tahun silam ditemukan di dalam Provinsi Gansu, China barat laut, demikian dikonfirmasi oleh otoritas setempat.

Lukisan-lukisan yang dimaksud ditemukan dalam sisi sebuah bukit di tepi timur Sungai Kuning, sekitar 2 kilometer sebelah tenggara Desa Yuwanquan di Distrik Pingchuan, Pusat Kota Baiyin.

Salah satu lukisan mempunyai membesar 2,4 meter kemudian lebar 3,9 meter dengan enam ilustrasi yang tersebut menampilkan domba bertanduk besar, rusa, lalu seekor anjing pemburu yang tersebut gagah.

Lukisan lainnya, yang mana ditemukan sekitar 5 meter jauhnya, miliki besar 2,2 meter lalu lebar 2,3 meter dan juga menampilkan lima gambar.

Tiga dari gambar yang dimaksud rusak akibat pelapukan, sementara dua lainnya masih utuh. Gambar yang tersebut berada di kanan bawah sangat mencolok, memperlihatkan manusia pria memegang cambuk untuk mengendalikan seekor domba berperut buncit.

Para peneliti dari tim survei peninggalan budaya Pingchuan menyatakan terhadap Xinhua bahwa ini pertama kalinya gambar domba berperut buncit ditemukan di lukisan batu ke sana.

"Kami semua sangat senang mengamati lukisan-lukisan ini," kata peneliti bernama Guo Mingchun. "Rasanya seperti menerima hadiah besar dari nenek moyang."

Dua warga peneliti memeriksa lukisan batu kuno yang tersebut ditemukan di sisi bukit pada tepi timur Sungai Kuning, sekitar 2 km di tenggara Desa Yuwanquan di Distrik Pingchuan, Daerah Perkotaan Baiyin, Provinsi Gansu, China, pada 13 Maret 2025. (Xinhua/HO Cultural relics survey team of Pingchuan)

Sejak 1970-an, beberapa portal lukisan batu sudah ditemukan di dalam bervariasi bagian ke Provinsi Gansu. "Lukisan batu kuno Gansu banyak dibuat dengan menggunakan teknik pahat, gosok, serta beraneka teknik lainnya, yang sangat berharga untuk mempelajari keberadaan sosial, sejarah, serta budaya nenek moyang kami," kata Gao Qi'an, peneliti di studi Dunhuang.

Para peneliti memperhatikan bahwa lukisan batu yang tersebut ditemukan di dalam Provinsi Gansu sebagian besar terletak ke pegunungan atau lembah sungai terpencil, sehingga karakteristik primitifnya permanen terjaga. Namun, faktor-faktor seperti area yang dimaksud terpencil juga paparan alam menghasilkan upaya perlindungannya bermetamorfosis menjadi sulit.

Untuk melestarikan informasi sejarah pada lukisan batu, Provinsi Gansu merancang sebuah basis data gambar digital seni batu.

Pada 2023, provinsi yang dimaksud menyelesaikan pengumpulan data presisi lebih tinggi dari 72 relik seni batu.

Artikel ini disadur dari Lukisan batu kuno ditemukan di China barat laut

Related Articles

Back to top button