Pertamina Patra Niaga perkuat ketersediaan BBM kemudian layanan Lebaran

DKI Jakarta – PT Pertamina Patra Niaga menguatkan ketersediaan komponen bakar minyak (BBM) dan juga pelayanan pada rangka memberikan kenyamanan untuk komunitas selama periode mudik Lebaran 2025.
Pelaksana Tugas Harian Direktur Utama Pertamina Patra Niaga Mars Ega Legowo Putra di keterangannya ke Jakarta, Rabu, meyakinkan kesiapan penuh Pertamina pada melindungi ketersediaan juga kelancaran distribusi BBM dalam seluruh Indonesia.
Menurut dia, selain menjamin pasokan yang dimaksud aman, Pertamina Patra Niaga juga meningkatkan layanan agar pemudik dapat menikmati perjalanan yang tersebut lebih lanjut nyaman.
Berbagai layanan tambahan disiapkan Pertamina Patra Niaga untuk memberikan jaminan ketersediaan BBM selama mudik.
"Pertamina Patra Niaga telah dilakukan menyiapkan 1.832 SPBU siaga, 57 unit Kiosk Pertamina Siaga atau SPBU modular di dalam titik-titik strategis, juga 200 unit Pertamina Delivery Service (PDS) yang digunakan siap melayani keinginan pemudik, khususnya di dalam jalur padat kendaraan," jelasnya.
Selain itu, mobil tangki stand by juga disiagakan sebagai SPBU kantong untuk menjamin distribusi permanen lancar.
Tidak cuma menjamin stok kemudian distribusi BBM, Pertamina Patra Niaga juga menghadirkan beraneka promo bagi pemudik.
"Kami memberikan potongan harga jual Rp300 per liter untuk Pertamax Series lalu Dex Series setiap hari Hari Senin kemudian Hari Jumat melalui perangkat lunak MyPertamina, juga promo mendebarkan lainnya yang digunakan bisa saja dinikmati pada Serambi MyPertamina," tambah Mars Ega.
Sebelumnya, pada kunjungan kerjanya ke SPBU dalam Surabaya, Jatim, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menegaskan kualitas BBM Pertamina tak diperlukan diragukan.
"Kami mengecek hampir semua wilayah untuk menegaskan bahwa BBM yang mana dijual terhadap rakyat telah dilakukan memenuhi standar dari Ditjen Migas. Ini adalah penting agar penduduk merasa aman serta santai di menggunakan BBM Pertamina," ujar Bahlil.
Selain memverifikasi kualitas, Menteri ESDM juga menyampaikan bahwa stok BBM nasional pada keadaan aman.
"Saat ini stok BBM cukup untuk 18 hingga 21 hari. Jawa Timur yang disuplai dari Terminal BBM Tuban juga pada keadaan aman untuk memenuhi keinginan masyarakat," jelasnya.
Pada ketika yang mana sama, beberapa konsumen yang ditemui di dalam SPBU menyampaikan pengalaman mereka di menggunakan BBM Pertamina.
Salah satunya, Firdaus, pengguna Pertamax, menyampaikan selama ini dirinya menggunakan Pertamax lantaran merasa tarikan kendaraannya lebih lanjut enak juga berpengaruh baik pada performa mesinnya.
Selain itu, Bayu, pengguna Pertamax Green 95, mengungkapkan nilai oktan yang dimaksud lebih besar tinggi menghasilkan konsumsi substansi bakar lebih lanjut stabil, sehingga pengeluaran bulanannya lebih tinggi terkontrol.
Hal senada disampaikan oleh Didi, pengguna Pertamax Turbo, yang menyimpulkan material bakar ini lebih banyak irit kemudian menimbulkan mesin tambahan responsif.
"Saya sudah ada lama menggunakan Pertamax Turbo sebab performa mesinnya tambahan baik. Harapan saya, Pertamina terus mempertahankan kualitas produknya serta meningkatkan pelayanannya," ujarnya.
Berbagai upaya yang disebutkan diharapkan dapat memberikan kenyamanan bagi penduduk yang tersebut melakukan perjalanan mudik.
"Dengan pengawasan ketat dari pemerintah kemudian upaya optimal dari Pertamina Patra Niaga, layanan terbaik akan terus tersedia sepanjang musim mudik Lebaran," sebut Mars Ega.
Artikel ini disadur dari Pertamina Patra Niaga perkuat ketersediaan BBM dan layanan Lebaran





