Cetak Rekor Lagi, IHSG Hari Hal ini Berakhir Meroket ke 7.798

JAKARTA – Skala Harga Saham Gabungan atau IHSG hari ini berakhir naik dengan cepat hingga menyentuh rekor tertinggi pada penutupan perdagangan, Kamis (12/9/2024). IHSG ditutup menguat 37,19 poin atau 0,48% ke level 7.798,38 dan juga secara ATH telah terjadi menyentuh 7.833.
Pada penutupan IHSG , terdapat 309 saham menguat, 249 saham melemah juga 238 saham stagnan. Transaksi perdagangan mencapai Rp14,2 triliun dari 44,4 miliar saham yang digunakan diperdagangkan.
Indeks LQ45 menguat 0,72% ke 958,479, indeks JII naik 1,63% ke 522,455, indeks IDX30 menguat 0,73% ke 488,15 juga indeks MNC36 menguat 0,59% ke 369,637.
Sedangkan indeks sektoral kompak dalam zona hijau yaitu energi 1,57%, barang baku 0,34 persen, lapangan usaha 0,37%, konsumer non siklikal 1,17%, konsumer siklikal 0,27%, kemampuan fisik 0,44 persen, teknologi 7,61%, transportasi 0,46%.Kemudian sektoral yang tersebut melemah ada finansial 0,55 persen, properti 0,07 persen, infrastruktur 0,44%.
Sementara itu, saham-saham yang tersebut masuk top gainers yaitu saham PT Sinergi Multi Lestarindo Tbk (SMLE) naik 31,51% ke Rp96, PT Kurniamitra Duta Sentosa Tbk (KMDS) naik 25% ke Rp565 dan juga saham PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG) naik 20% ke Rp2760.
Adapun saham-saham yang tersebut masuk top losers antara lain, PT Narasumber Daya Andalan Tbk (ITMA) turun 17,46% pada Rp780, saham PT Indoritel Makmur Internasional Tbk (DNET) turun 15,04% ke Rp9600, kemudian PT Optima Prima Metal Sinergi Tbk (OPMS) turun 11,29% pada Rp110.
Sedangkan tiga saham yang teraktif diperdagangkan antara lain PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO), PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dan juga PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI).






