Di Giannantonio merasa bersalah usai tabrak Martin

Ibukota Indonesia – Pembalap Pertamina Enduro VR46 Racing Team Fabio Di Giannantonio merasa bersalah usai menabrak atlet sepeda Aprilia Racing Jorge Martin.
Insiden yang disebutkan terbentuk pada turnamen GP Qatar yang digunakan berlangsung di dalam Sirkuit Lusail, Minggu, Di Giannantonio kehilangan kendali dan juga menabrak Martin saat memasuki tikungan 12 pada lap ke-14.
"Saya berupaya keras tetapi saya terus memikirkannya sepanjang balapan, dikarenakan saya sangat takut. Saya berhenti pada luar pit box tepat di akhir balapan, sebab saya ingin memverifikasi dari pasukan bahwa beliau baik-baik saja," ucap Di Giannantonio diambil dari Motorsport, Selasa.
Pembalap dengan syarat Italia itu menceritakan bahwa insiden yang disebutkan terjadi lantaran Martinator sempat melebar serta ia mencoba untuk melakukan take over.
Namun bidang usaha yang dimaksud malah menimbulkan dirinya dengan Martin bersenggolan di tikungan cepat.
"Dia (Martin) berada dalam depan saya kemudian (melaju) sedikit melebar. Saya cukup dekat dengannya," kata Di Giannantonio.
"Saya mencoba menyalipnya, pasti, kemudian begitu beliau terjatuh, tubuhnya benar-benar berada di depan motor saya. Dan itu adalah tikungan yang dimaksud sangat cepat," imbuh Di Giannantonio.
Atas insiden tersebut, jawara bertahan MotoGP itu dilarikan ke Rumah Sakit Umum Hamad, Doha. Martin didiagnosa oleh dokter mengalami 11 patah tulang rusuk dan juga trauma dada juga diharuskan menjalani rawat inap ke rumah sakit selama beberapa hari ke depan.
Terbaru Aprilia merilis kabar mengenai atlet sepeda dengan syarat Spanyol itu yang tersebut tak mengalami pembaharuan traumatis yang digunakan mempengaruhi otak, tulang belakang leher atau organ perut.
Dengan cedera yang mana diderita oleh Martin kali ini membuatnya diprediksi akan absen sekitar dua bulan ke depan.
An update from the champ himself ???? Wishing you a speeding recovery @88jorgemartin ????#MotoGP pic.twitter.com/lxk70MvFG3
— MotoGP™???? (@MotoGP) April 14, 2025
Artikel ini disadur dari Di Giannantonio merasa bersalah usai tabrak Martin






