Senator Partai Republik Amerika Serikat temui Wamenlu China dalam Beijing

Beijing – pemerintahan China menyambut kedatangan Senator Partai Republik Amerika Serikat Steve Daines ke Beijing kemudian bertemu dengan Wakil Menteri Luar Negeri Ma Zhaoxu.
"Kami menyambut baik kunjungan Senator Steve Daines ke China. Kami juga menyambut baik warga Amerika dari semua lapisan masyarakat, termasuk anggota Kongres, untuk mengunjungi China," kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China Mao Ning pada konferensi pers di dalam Beijing pada Hari Jumat (21/3).
Senator Partai Republik Amerika Serikat Steve Daines, manusia pendukung Presiden Donald Trump datang ke Beijing serta bertemu dengan Wakil Menteri Luar Negeri Ma Zhaoxu pada Hari Jumat (21/3). Keduanya disebut melakukan "pertukaran pandangan mendalam" tentang hubungan bilateral kemudian isu-isu yang digunakan berubah menjadi perhatian bersama.
Daines di akun media sosialnya X mengungkapkan bahwa ia akan berbicara dengan pejabat di China tentang pembatasan produksi juga distribusi fentanil kemudian "perlunya menurunkan defisit perdagangan lalu meyakinkan akses pangsa yang tersebut adil bagi para petani, peternak, lalu produsen Montana". Montana adalah negara bagian yang tersebut diwakili Daines.
"China selama ini percaya bahwa perkembangan hubungan China-AS yang digunakan mantap, sehat, juga berkelanjutan melayani kepentingan sama-sama kedua bangsa serta memenuhi harapan penduduk internasional," tambah Mao Ning.
Mao Ning menyampaikan pemerintah China berharap agar kunjungan yang dimaksud dapat mempertahankan perkembangan hubungan China-AS yang dimaksud stabil, fit juga berkelanjutan demi kepentingan dengan kedua bangsa dan juga memenuhi harapan warga internasional.
"China selama ini percaya bahwa kedua pihak harus menyelesaikan kesulitan tiap-tiap melalui dialog dan juga konsultasi berhadapan dengan dasar kesetaraan kemudian saling menghormati," ungkap Mao Ning singkat tanpa menjelaskan isu spesifik apa cuma yang dibicarakan Daines dengan Ma Zhaoxu.
Sebelum tiba ke Beijing, Daines juga disebut berkoordinasi erat dengan Gedung Putih serta akan "menjalankan rencana America First Presiden Trump".
Daines sebelumnya bekerja sebagai pekerja eksekutif di China dan juga beraksi sebagai perantara selama masa jabatan pertama Trump. Ia adalah anggota Kongres pertama yang mengunjungi Beijing sejak Trump menjabat pada Januari 2025.
Hubungan AS-China kembali menghangat secara khusus terkait tarif impor pasca Trump mengenakan tarif sebesar 10 persen untuk hampir semua barang impor dari China sejak awal Februari juga meninggikan tarif menjadi 20 persen pada 4 Maret 2025. Ia menyatakan tindakan yang dimaksud dimaksudkan untuk menekan China agar menghurangi distribusi fentanil ke AS.
Sebagai balasan melawan tindakan AS, China mengenakan tarif terhadap produk-produk pertanian selama Amerika Serikat mulai 10 Maret 2025, dengan rincian pungutan sebesar 15 persen untuk hasil seperti ayam, gandum kemudian jagung, dan juga 10 persen pada produk-produk seperti kacang kedelai, daging babi, daging sapi lalu buah-buahan.
Namun Trump juga mengenakan tarif 25 persen berhadapan dengan semua impor baja serta alumunium ke AS, di antaranya dengan syarat China, mulai 12 Maret 2025.
Artikel ini disadur dari Senator Partai Republik AS temui Wamenlu China di Beijing




