Bisnis

Dianggap Tak Becus Atasi Impor Ilegal, Pelaku Usaha Tekstil Minta Sri Mulyani Dipecat

JAKARTA – Aliansi Warga Tekstil Indonesia (AMTI) mendesak agar Presiden Jokowi segera mengakhiri Menteri Keuangan Sri Mulyani lantaran dinilai menjadi faktor ambruknya bidang tekstil lokal.

Agus Riyanto selaku Koordinator AMTI menyampaikan bahwa hingga ketika ini praktik importasi borongan masih terus terjadi tanpa ada perintah larangan dari para petinggi Kementerian Keuangan.

“Hal ini sangat mendesak, kami menghindari keterpurukan yang tambahan di lagi di 3 bulan kedepan sebelum pemerintahan baru dimulai,” ungkap Agus pada pernyataan resminya pada Selasa (20/8/2024).

“Mereka seperti merestui praktik importasi ilegal ini,” tambahnya.

Lebih lanjut Agus mengatakan, meskipun pemerintah melalui Kementerian Perdagangan sudah pernah membentuk SATGAS, namun kondisi sektor masih terpuruk, bahkan semakin memburuk.

Menurutnya, ini lantaran wilayah kerja SATGAS hanya saja terbatas dalam bursa pada negeri padahal permasalahan utamanya ada di dalam Pelabuhan, dimana Bea Cukai terus membuka pintu bagi praktik importasi illegal.

“Hingga pada waktu ini kelihatannya tidak ada ada niatan dari Menteri Keuangan untuk mengatasi permasalahan” tuturnya.

Ketua Umum Ikatan Pengusaha Konveksi Berkarya, Nandi Herdiaman juga menyatakan bahwa kondisi IKM masih terpuruk meskipun dalam bulan Juni ada sedikit order dari konsumsi seragam.

“Kami masih sangat mengharapkan belas kasihan dari pemerintah untuk menolong kami. Di di lokasi ini kami mengemis keadilan Menteri Keuangan untuk segera melarang praktik impor borongan” tegasnya.

Related Articles

Back to top button