Gunung Ibu Erupsi Muntahkan Abu Setinggi 3.000 Satuan Pengukuran
Jakarta – Gunung Ibu di dalam Pulau Halmahera, Maluku Utara, kembali erupsi kemudian memuntahkan abu vulkanik hingga lava pijar yang disertai pendapat dentuman, Kamis 4 Juli 2024 malam. Erupsi terekam oleh alat seismograf dengan amplitudo maksimum 28 mm.
Kepala Badan Geologi M. Wafid di keterangannya di dalam Jakarta, seperti dilansir Antara, mengatakan, membesar kolom abu berwarna kelabu hingga hitam teramati sampai lebih besar kurang 3.000 m pada menghadapi puncak.
Menurut Wafid, pelaku di pos pengamatan Gunung Ibu juga melaporkan lontaran lava pijar setinggi 2 kilometer mengarah ke lereng bagian utara, barat laut dan juga barat dari puncak gunung api itu yang mana diiringi pengumuman dentuman kemudian gemuruh.
Fenomena erupsi yang dimaksud berlangsung sejak pukul 22.15 WIT dengan durasi sementara yang dimaksud terekam lebih tinggi kurang 3 menit 50 detik. Badan Geologi masih menetapkan Gunung Ibu masih pada status level III atau siaga.
Badan Geologi mengimbau penduduk dalam sekitar Gunung Ibu maupun wisatawan agar tidaklah beraktivitas ke di radius 4 kilometer kemudian perluasan sektoral berjarak 5 kilometer ke arah bukaan kawah ke bagian utara dari kawah berpartisipasi Gunung Ibu. Saat berlangsung hujan abu, warga diminta memakai masker atau penutup hidung-mulut untuk mengelak gangguan sistem pernafasan dari abu vulkanik.
Artikel ini disadur dari Gunung Ibu Erupsi Muntahkan Abu Setinggi 3.000 Meter





