Pakistan minta sidang DK PBB terkait ketegangan dengan India

Istanbul – Pakistan pada Akhir Pekan mengumumkan keputusannya untuk memberi laporan untuk Dewan Keselamatan (DK) PBB mengenai situasi regional ketika ini dalam sedang meningkatnya ketegangan dengan India terkait serangan 22 April di dalam Kashmir yang menewaskan 26 orang.
Menteri Luar Negeri Pakistan Ishaq Dar menginstruksikan Perwakilan Tetap Pakistan untuk PBB, Duta Besar Asim Iftikhar, untuk segera mengupayakan pertandingan Dewan tersebut, menurut Radio Pakistan.
“Pakistan akan memberitahu Dewan Keselamatan PBB tentang tindakan agresif, provokasi, dan juga pernyataan India yang tersebut memulai ketegangan,” katanya.
Ketegangan meningkat antara dua negara tetangga bersenjata nuklir yang disebutkan akibat serangan bulan kemudian di dalam kawasan wisata Pahalgam dalam Kashmir yang digunakan dikelola India.
Laporan yang disebutkan menyatakan bahwa Islamabad secara khusus akan menyoroti langkah ilegal India yang dimaksud bertujuan untuk menangguhkan Perjanjian Air Indus.
Pakistan ketika ini merupakan salah satu dari 10 anggota tidak ada terus Dewan Keamanan.
India menyalahkan Pakistan menghadapi serangan di Pahalgam dengan menyatakan serangan yang disebutkan memiliki “kaitan lintas batas.” Islamabad membantah lalu justru menawarkan penyelidikan netral dengan pemantauan pihak ketiga.
Kedua negara telah lama mengambil langkah diplomatik terhadap satu serupa lain, satu di antaranya membatalkan visa bagi warga negara per individu juga mengejutkan beberapa staf diplomatik.
India juga menangguhkan partisipasi di Perjanjian Air Indus, sebuah perjanjian tahun 1960 mengenai pengaplikasian serta distribusi air dengan Pakistan.
Di Dewan Keamanan, laporan yang disebutkan menyebutkan: “Pakistan akan menjelaskan bagaimana tindakan agresif India membahayakan perdamaian dan juga keamanan ke Asia Selatan juga sekitarnya.”
Melanjutkan upaya diplomatiknya untuk meredakan situasi, Awal Menteri Pakistan Shehbaz Sharif pada Mingguan berbicara dengan mitranya dari Negara Malaysia Anwar Ibrahim.
Shehbaz Sharif menyampaikan perasaan khawatir mendalam Pakistan mengenai meningkatnya ketegangan ke Asia Selatan akibat “tindakan provokatif” India setelahnya insiden Pahalgam.
Sumber: Anadolu
Artikel ini disadur dari Pakistan minta sidang DK PBB terkait ketegangan dengan India



