Moeldoko Minta Pratikno Rampungkan Keppres Pemindahan Ibu Kota: Agar Prabowo-Gibran Bisa Dilantik ke IKN
Jakarta – Kepala Staf Presiden Moeldoko memaparkan bahwa beliau telah mengirim memo untuk Menteri Sekretaris Negara Pratikno agar dokumen Keputusan Presiden (Keppres) pemindahan ibu kota dari Ibukota ke Ibu Perkotaan Nusantara (IKN) rampung sebelum jadwal pelantikan presiden lalu perwakilan presiden terpilih.
“Memo terhadap Pak Mensesneg supaya pengertiannya, bahwa nanti kan ada presiden kemudian delegasi presiden akan dilantik pada Ibu Kota,” kata Moeldoko usai konferensi pers dalam Gedung Bina Graha, kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Senin, 22 Juli 2024.
Meskipun demikian, Jenderal TNI Purnawirawan itu tiada bisa jadi memverifikasi kapan Keppres yang dimaksud itu akan diterbitkan. “Nanti akan saya cek,” katanya.
Koordinator Staf Khusus Presiden Ari Dwipayana belum merespons instruksi singkat yang dimaksud dikirim Tempo, mengenai rencana Presiden Joko Widodo atau Jokowi memindahkan ibu kota melalui Keppres.
Lokasi pelantikan presiden sempat berubah menjadi pertanyaan Anggota Komisi V DPR RI Roberth Rouw di rapat kerja pada Senin, 1 April 2024. Sebab, di konstitusi, presiden serta delegasi presiden dilaksanakan ke ibu kota negara. Prabowo akan dilantik sebagai Presiden pada 20 Oktober 2024.
Jakarta bukanlah lagi ibu kota negara seiring disahkannya Undang-Undang tentang Provinsi Daerah Khusus Ibukota Indonesia atau UU DKJ. Tetapi pemindahan Ibu Perkotaan Negara penting disahkan melalui surat langkah Presiden.
Menteri Pekerjaan Umum juga Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengemukakan Presiden terpilih Prabowo dan juga Wakil Presiden terpilih Gibran Rakabuming Raka akan dilantik di dalam IKN. “Pelantikan presiden rencananya sih di sana, ke IKN,” kata Pj Kepala Otorita IKN itu pada waktu di dalam Komplek DPR RI, Selasa, 2 April 2024.
Namun Sekretaris Jenderal Partai Gerindra, Ahmad Muzani, mengemukakan Prabowo Subianto permanen akan dilantik sebagai Presiden ke DPR alih-alih IKN, pada Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur. “Pelantikan di dalam Senayan,” kata Muzani usai bertemu Jokowi sebagai Wakil Ketua MPR, di Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat, 28 Juni 2024.
Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto juga menyatakan sejauh ini program pelantikan Prabowo Subianto sebagai Presiden masih terjadwal di Gedung DPR, Senayan, Ibukota Pusat.
“Agenda kan dalam (Senayan) DPR. Harus di dalam DPR,” kata Menteri Koordinator Area Perekonomian ditemui usai rapat pada Istana Kepresidenan Ibukota Indonesia pada Selasa, 9 Juli 2024.
Sebelumnya, Jokowi tak mau memaksakan pemindahan Ibu Daerah Perkotaan Negara dari Ibukota ke Nusantara melalui Keppres. Jokowi masih mengamati situasi di dalam lapangan.
“Kita tidak ada ingin memaksakan sesuatu yang, memang benar belum, jangan dipaksakan. semuanya dilihat, progres lapangannya dilihat,” kata Jokowi usai melepas bantuan kemanusiaan dalam Lanud Halim Perdanakusuma pada Senin, 8 Juli 2024. “Keppresnya bisa jadi sebelum, dapat setelahnya Oktober.”
Jokowi Berencana Gelar Sidang Kabinet ke IKN pada 30 Juli
Artikel ini disadur dari Moeldoko Minta Pratikno Rampungkan Keppres Pemindahan Ibu Kota: Agar Prabowo-Gibran Bisa Dilantik di IKN





