Uji Ketangguhan BYD M6, Stabil dalam Tol MBZ dan juga Libas Tanjakan Spogebob

JAKARTA – Pabrikan otomotif selama China, BYD menghasilkan kejutan dengan meluncurkan MPV listrik pertama di area Indonesia, M6 di area kompetisi GIIAS 2024. Mobil itu pun menyabet peringkat Most Driven Car GIIAS 2024 .
Bak gayung bersambut, konsumen di dalam Indonesia yang mana sangat gemar mobil keluarga mendapat alternatif pilihan mobil ramah lingkungan. Antusiasme ini dibuktikan dengan tingginya nomor pemesanan BYD M6 selama GIIAS 2024.
“Kami launching pada 17 Juli 2024, di 12 hari perhelatan kami mampu membukukan 2.902 unit, M6 sendiri mendominasi lebih lanjut dari 50 persen,” ujar Head of PR and Government Relations PT BYD Motor Indonesia Luther Panjaitan di tempat sela event test drive BYD M6, Selasa (6/8/2024).

Ribuan pemesanan tadi disinyalir sebab beberapa faktor seperti layanan menarik juga pilihan warna eksterior yang mana beragam. BYD M 6 hadir di tiga varian, yaitu M6 Standard, M6 Superior, lalu M6 Superior Captain, masing-masing menawarkan layanan unik. M6 Standard mempunyai konfigurasi tujuh seater dengan kursi yang dapat disesuaikan secara elektrik kemudian manual. M6 Superior menambahkan layanan panoramic sunroof serta ventilasi kursi depan, sementara M6 Superior Captain menawarkan konfigurasi enam seater dengan captain seat di dalam bagian tengah.
BYD M6 juga hadir pada empat varian warna, yakni Crystal White, Quartz Blue, Cosmos Black, kemudian Harbour Grey. M6 mempunyai dua pilihan sel Blade, yakni 55,6 kWh dengan jangkauan 420 km, lalu 71,8 kWh dengan jangkauan 531 km.
Sementara untuk harga, BYD M6 Standard dibanderol Mata Uang Rupiah 379 juta. Kemudian varian M6 7-seater Superior Rp419 jt dan juga varian tertinggi, BYD M6 6-seater Captain Seat Rp429 jt on the road Ibukota Indonesia dan juga sekitarnya.
SINDOnews pun berkesempatan menjajal performa mobil anyar M6 7-seater Superior pada perjalan menempuh jarak 339 kilometer, Jakarta-Bandung pulang-pergi. Start dari kantor BYD di dalam kawasan Sudirman, mobil segera digeber menyusuri jalanan perkotaan yang digunakan padat pada pagi hari. Lantaran berstatus sebagai mobil listrik, BYD M6 mendapat privelege bebas sistem ganjil-genap.

Stabil di dalam Tol MBZ
Setelah menyeberangi jalanan perkotaan yang padat, mobil pun melaju nyaman di tempat tol di kota juga naik ke tol Sheikh Mohammed bin Zayed (MBZ) Jakarta-Cikampek yang mana terkenal bergelombang. Dengan tiga orang berada di dalam pada mobil dan juga banyak barang, BYD M6 mampu melaju kencang bahkan di tempat menghadapi kecepatan 100 Km per jam. Hal ini sesuai dengan klaim pabrikan yang dimaksud mengatakan M6 mampu melaju hingga 180 Km/jam.






