Olimpiade Paris 2024: Rizky Juniansyah Bicara Peta Persaingan Angkat Besi Dunia, Siapa yang tersebut Terberat?
Jakarta – Atlet Indonesia, Rizky Juniansyah, berbicara mengenai peta persaingan cabang olahraga angkat besi dalam Olimpiade Paris 2024. Ia memandang lawan-lawan yang digunakan dihadapi akan lebih tinggi berat dari sebelumnya mengingat turnamen multi-event olahraga empat tahunan itu bermetamorfosis menjadi puncak kompetisi yang mana didambakan para atlet.
Rizky mengungkapkan atlet dari Cina (Shi Zhiyong), Bulgaria (Bozhidar Dimitrov), hingga Venezuela (Julio Ruben Mayoira Perna) bermetamorfosis menjadi beberapa lawan kuat yang digunakan mesti diwaspadai. “Negara yang terberat tentu Cina, Negeri Sakura (Masanori Miyamoto), Korea Selatan (Johyoo Bak), Kolombia (Luis Javier Mosquera Lozano), Venezuela, sejenis Bulgaria. Itu merek kuat-kuat,” ujar ia di acara pengukuhan kontingen Tanah Air pada Kemenpora, Senayan, Ibukota Pusat, Rabu, 10 Juli 2024.
“Saya juga tidak ada tahu merek dengan cara apa nanti pada Olimpiade, tapi kita harus sportif, jadi saya fokus sekadar untuk pertandingan nanti,” kata Rizky menambahkan.
Atlet berusia 21 tahun itu sebelumnya menjamin tiket ke Olimpiade Paris 2024 usai meraih medali emas pada turnamen IWF World Cup 2024 pada April lalu. Dilansir dari laman resmi IWF, Rizky yang mana turun ke nomor 73kg meraih total angkatan 365kg, mengalahkan lifter Cina Shi Zhiyong yang tersebut mendapat perak dengan total angkatan 356 kg.
Rizky berubah jadi satu dari tiga duta Indonesia lain dari cabang olahraga angkat besi yang akan berlaga di dalam Olimpiade Paris 2024. Dua lifter lainnya adalah Eko Yuli Irawan dan juga Nurul Akmal. Olimpiade Paris 2024 sendiri berubah jadi olimpiade pertama yang mana diikutinya.
Sebagai debutan, Rizky mengaku tegang oleh sebab itu belum miliki pengalaman. Walau begitu, ia berupaya untuk tiada terlalu memikirkannya dan juga fokus pada persiapan pertandingan nanti. Ia mengungkapkan rencana uji coba melawan lifter Prancis yang dimaksud tak lolos ke Paris sebagai salah satu upaya mematangkan kesiapannya.
“Minggu depan saya terakhir buat nyoba angkatan berat identik nanti pada waktu training camp di Paris saya akan mencari khalayak buat sparing mirip saya semoga aja ada, jadi dapat numbuhin lagi spiritnya. Di sana sparing (melawan) khalayak Paris, jadi yang tersebut setara dengan kita. Tapi belum tahu lawannya. Dia kemungkinan lifter tapi enggak masuk Olimpiade,” tutur dia.
Angkat besi berubah menjadi salah satu cabang olahraga yang digunakan diandalkan menyumbang medali untuk Negara Indonesia pada Olimpiade Paris 2024. Pertandingannya sendiri akan diselenggarakan pada South Paris Arena 6, Prancis mulai 7-10 Agustus 2024.
Artikel ini disadur dari Olimpiade Paris 2024: Rizky Juniansyah Bicara Peta Persaingan Angkat Besi Dunia, Siapa yang Terberat?





