Jokowi Kunjungi Aceh, Resmikan Sejumlah Fasilitas serta Hadiri Pembukaan PON XXI

JAKARTA – Presiden Joko Widodo ( Jokowi ) melanjutkan kunjungan kerjanya dengan bertolak menuju Aceh, Senin, 9 September 2024. Sejumlah jadwal akan dijalankan Jokowi di tempat Aceh, termasuk membuka Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI.
Pesawat Kepresidenan Indonesia-1 yang tersebut mengakibatkan Presiden Jokowi juga rombongan lepas landas dari Bandara Internasional Aji Pangeran Tumenggung, Daerah Perkotaan Samarinda, sekitar pukul 08.00 WITA.
Setibanya di area Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda, Daerah Aceh Besar, Presiden akan dengan segera menuju Gerbang Tol Baitussalam. Di sana, Presiden akan meresmikan beberapa jumlah ruas jalan tol Sigli-Banda Aceh.
“Selanjutnya, Presiden lalu rombongan akan menuju Stadion H. Dimurthala, Daerah Perkotaan Banda Aceh, untuk meresmikan rehabilitasi, renovasi dan juga pengerjaan venue Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI di area Provinsi Aceh. Usai peresmian, Presiden serta Ibu Iriana akan menuju Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Zainoel Abidin, Daerah Perkotaan Banda Aceh, untuk meninjau prasarana kemudian pelayanan kesehatannya,” kata Deputi Area Protokol, Pers, lalu Media Massa Sekretariat Presiden Yusuf Permana pada keterangan tertulisnya.
Pada waktu malam hari, Presiden diagendakan hadir di peresmian Pembukaan PON XXI Tahun 2024 yang digunakan dilakukan di tempat Stadion Harapan Bangsa, Perkotaan Banda Aceh. Setelahnya, Presiden lalu rombongan akan bertolak menuju Provinsi Sumatera Utara untuk kembali melanjutkan kegiatan kunjungan kerjanya.
Turut mendampingi Presiden Jokowi kemudian Ibu Negara Iriana di penerbangan menuju Provinsi Aceh adalah Komandan Paspampres Mayjen TNI Achiruddin dan juga Plh. Sekretaris Militer Presiden Brigjen TNI Heri Purwanto.
Sementara itu, tampak melepas keberangkatan Presiden kemudian Ibu Iriana adalah Pj. Gubernur Kalimantan Timur Akmal Malik, Pangdam VI/Mulawarman Mayjen TNI Tri Budi Utomo, Kapolda Kalimantan Timur Irjen Pol. Nanang Avianto, Danlanal Balikpapan Kolonel Laut (P) Edi Kuswanto, dan juga Danlanud Dhomber Kolonel Pnb David Ali Hamzah.





