Jangan Kaget! Harga Mobil Listrik Bakal Semakin Murah, Ini adalah Alasannya!

JAKARTA – Harga elemen penyimpan daya mobil listrik semakin lama akan datang semakin murah. Termasuk juga tahun ini. Diprediksi, titik keseimbangan antara mobil listrik serta mobil konvensional akan segera tercapai pada 2025-2026 mendatang.
Penurunan nilai tukar elemen penyimpan daya kendaraan listrik yang signifikan 2024 merupakan hasil dari berbagai faktor, termasuk kemajuan teknologi, penurunan permintaan, dan juga peningkatan pasokan komponen baku seperti lithium. Nah, berikut rinciannya:
1. Kemajuan Teknologi
Teknologi sel terus berkembang, dengan pengembangan pada proses manufaktur lalu material baru yang tambahan efisien kemudian lebih banyak murah. Contohnya, perkembangan akumulator solid-state yang dimaksud diharapkan mempunyai densitas energi lebih besar tinggi juga biaya produksi lebih lanjut rendah dibandingkan dengan akumulator lithium-ion konvensional. Inovasi ini memainkan peran penting di menurunkan biaya keseluruhan baterai.
2. Penurunan Permintaan
Penurunan permintaan kendaraan listrik selama tahun 2023 dan juga 2024 menyebabkan penurunan nilai tukar materi baku utama seperti lithium. Harga lithium yang digunakan turun lebih banyak dari 70% selama setahun terakhir memberikan dampak segera pada biaya produksi baterai.
3. Skala Ekonomi
Dengan semakin banyaknya produsen yang tersebut mengadopsi produksi massal kendaraan listrik, skala perekonomian yang digunakan lebih tinggi besar tercapai. Hal ini berarti bahwa biaya per unit penyimpan daya mampu berkurang seiring dengan peningkatan ukuran produksi.
4. Kebijakan Pemerintah
Kebijakan pemerintah yang digunakan memacu elektrifikasi kendaraan, seperti insentif pajak lalu subsidi, juga berkontribusi pada penurunan biaya baterai. Selain itu, dengan adanya standar emisi yang mana semakin ketat, produsen dipaksa untuk mencari solusi yang digunakan lebih banyak efisien dan juga terjangkau di produksi kendaraan listrik.
5. Persaingan Pasar:
Pasar kendaraan listrik menjadi semakin kompetitif dengan semakin banyaknya pemain baru, baik dari perusahaan otomotif tradisional maupun start-up teknologi. Persaingan ini memacu pengembangan serta efisiensi, yang digunakan pada akhirnya menekan biaya produksi baterai.
Dampak Penurunan Baterai Mobil Listrik dalam 2024:
– Harga Rata-Rata Baterai: Diperkirakan turun menjadi sekitar USD115 per kilowatt jam pada tahun 2024, turun 23% dari tahun sebelumnya.
– Penurunan Harga Lithium: Harga lithium turun lebih tinggi dari 70% selama 12 bulan terakhir, yang dimaksud merupakan komponen utama pada produksi baterai.
– Harga Rata-Rata Kendaraan Listrik: Pada bulan Juni 2024, nilai rata-rata kendaraan listrik adalah USD56,371, sedangkan kendaraan berbahan bakar bensin adalahUSD48,644.





