Jake Paul Meng-KO Mike Tyson: Kamu Lihat Itu di Catatan Rekornya

Jake Paul meng-KO Mike Tyson ditegaskan lagi oleh The Problem Child yang meyakini pertarungannya melawan Iron Mike tetap saja sesuai jadwal. Jake Paul sangat yakin pertarungan Mike Tyson pada 15 November akan masih berlangsung hingga ia menolak untuk menyebutkan nama lawan cadangannya.
Jake Paul mengungkapkan bahwa ia tiada mempunyai lawan pengganti yang digunakan siap siaga jikalau Mike Tyson terpaksa menarik diri dari pertarungan mereka. Kedua petinju ini telah terjadi dijadwalkan untuk bertarung pada bulan Juli, namun pertarungan kontroversial merekan diundur ke bulan November setelahnya ikon tinju ini mengalami keadaan darurat medis pada penerbangan dari Miami ke LA.
Jake Paul yakin legenda tinju Tyson akan hadir pada tanggal yang dimaksud telah lama dijadwalkan ulang, sampai-sampai ia menolak untuk memproduksi rencana cadangan. Ketika didesak mengenai kebugaran Tyson, sang bintang YouTube ini menyatakan terhadap TMZ: ”Saya tidaklah mempunyai kekhawatiran. Dia baik-baik saja. Dia sangat sehat dalam belakang layar juga merasa hebat. Jadi itulah yang mana menjadi fokus kami serta pada waktu ini tidaklah ada pemain cadangan.”
Jake Paul, 27 tahun, mengklaim bahwa ia akan mendapatkan bayaran sebesar 30 jt poundsterling (USD40 juta) untuk pertarungannya dalam Texas melawan Iron Mike. Ketika ditanya apakah bertarung melawan Tyson akan memberikan ”keabsahan” pada karier tinjunya, Paul mengatakan: ”Saya tiada membawanya untuk melakukan bualan; Saya di tempat di tempat ini untuk memunculkan USD40 jt lalu memukul KO pribadi legenda.”
”Saya tidaklah peduli dengan hal lain, dialah yang mana menginginkan pertarungan ini menjadi pertarungan profesional lalu beliau akan mendapatkan KO yang tersebut sesungguhnya. Anda akan meninjau di catatan rekornya; Jake Paul meng-KO Mike Tyson; Saya tidaklah dalam di tempat ini untuk melakukan omong kosong kecuali untuk menciptakan uang.”
Tyson, 58 tahun, juga akan mendapatkan bayaran yang mana cukup besar, namun ia bersikeras bahwa perasaannya ketika mengangkat tangan, tidak bayaran yang mana besar, yang membuatnya kembali ke berhadapan dengan ring.
Mantan juara dunia kelas berat yang tersebut tak terbantahkan ini mengungkapkan terhadap Esquire: ”Saya adalah pribadi pecandu kejayaan. Saya suka orang-orang memikirkan saya sepanjang hari.”
”Saya lebih banyak suka menjalani hidup yang digunakan singkat dengan kejayaan daripada hidup yang digunakan panjang dengan ketidakjelasan. Itulah diri saya. Inilah yang dimaksud saya perjuangkan – untuk mendapatkan semua status ini.”






