IHSG Cetak Rekor Baru pada waktu Bel Pembukaan, Mampukah Bertahan?

JAKARTA – Ukuran Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak menemui level tertinggi baru pasca bel inisiasi pada pagi ini, Selasa (10/9/2024). Dibuka hijau di dalam 7.725, IHSG menyentuh all-time high (ath) baru dalam 7.758. Dalam 20 menit pertama, operasi menyentuh Rp1,98 triliun, dengan besar 2,78 miliar saham.
Riset Phintraco Sekuritas membaca penguatan IHSG dimungkinkan masih tertahan di tempat kisaran maksimal hingga 7.750, apabila menembus maka berpeluang untuk menyentuh ATH barunya.
Sentimen eksternal masih dari peluang pemangkasan pemangkasan suku bunga acuan. Pasar menanti kebijakan Federal Reserve pada 17 juga 18 September 2024 kemudian RDG BI beberapa hari setelahnya.
“The Fed diyakini memangkas sukubunga acuan, sementara BI diyakini menyampaikan dovish tone. Dengan demikian, nilai tukar Rupiah diperkirakan bertahan di area Bawah Rp15,500/USD pada pekan ini,” terang riset tersebut, Selasa (10/9/2024).
Baca Juga: IHSG Loyo Hari Ini, Ditutup Melemah ke Level 7.702
Penguatan indeks pagi ini didorong oleh 264 saham yang dimaksud tumbuh, disusul 194 di tempat zona merah, sedangkan sisanya stagnan, menyebabkan LQ45 naik 0,16 persen. Tak belaka itu, IDX30 juga meningkat 0,38 persen, MNC36 melonjak 0,47 persen, meskipun JII koreksi 0,11 persen.
Hanya terdapat 3 sektor yang tersebut turun seperti industri, teknologi, juga konsumer siklikal. Sementara 8 sektor lainnya kompak menguat dipimpin sektor infrastruktur 1,25 persen.
Baca Juga: IHSG Diprediksi Bergerak Menguat ke 7.720, Simak Analisisnya
Tiga saham yang tersebut menjadi pemimpin top gainers antara lain PT Multipolar Technology Tbk (MLPT) naik 24,68 persen pada Rp2.880, PT Remala Abadi Tbk (DATA) bertambah 16,95 persen di area Rp690, serta PT Voksel Electric Tbk (VKSL) naik dengan cepat 11,72 persen di dalam Rp286.
Sedangkan tiga top losersnya dihuni oleh PT Inter Delta Tbk (INTD) turun 16,39 persen di area Rp199, PT Chitose International Tbk (CINT) merosot 16,06 persen di dalam Rp183, serta PT Kedaung Indah Can Tbk (KICI) terpuruk 10,71 persen di area Rp150.






