Eksfoliasi Ketiak Bisa Atasi Kesulitan Bau Badan, Begini Caranya

JAKARTA – Bau badan selama ini seperti sudah ada menjadi ‘public enemy’. Karena itu, berbagai cara dijalankan untuk mengatasinya, mulai dari menggunakan deodoran hingga menjaga asupan makan.
Namun, tahukan Anda, ternyata ada cara lain yang digunakan bisa saja dijalankan untuk menurunkan bau badan, yakni eksfoliasi ketiak! Sayang, ini jarang diadakan oleh beberapa orang.
Padahal, eksfoliasi tak cuma menghasilkan ketiak tambahan bercahaya, halus, lalu lebih tinggi cerah, hingga mengatasi chicken skin namun juga menurunkan bau badan berlebih.
Bagaimana bisa? Berikut penjelasannya, menyampaikan dari berbagai sumber.
Tahukah Anda bahwa salah satu pemicu bau ketiak adalah adanya bakteri yang tersebut hidup dalam dermis ketiak yang mana lembab? Pada pada waktu ketiak mengeluarkan aroma tak sedap, itu tandanya ada bakteri yang tersebut berada di tempat epidermis ketiak.
Bakteri yang mana terpapar oleh keringat akan dengan segera memproduksi bau. Keberadaan bakteri di dalam ketiak semakin sejumlah jikalau Anda tiada rutin membersihkan kotoran serta sel lapisan kulit meninggal pada ketiak. Oleh lantaran itu, sangat disarankan untuk melakukan eksfoliasi ketiak agar bukan ada tumpukan sel lapisan kulit tertutup maupun kotoran yang menyebabkan bakteri berprogres biak dengan pesat dalam ketiak.
Selain itu, menurut dr. Corey Hartman, dermatolog dalam Alabama, ketiak adalah area epidermis yang tersebut ditumbuhi rambut, sehingga ada kemungkinan penumpukan sel dermis mati, kotoran, serta bakteri.
“Eksfoliasi area ketiak secara teratur penting untuk menghindari rambut bertambah ke dalam, folikulitis, dan juga pembaharuan warna,” kata dr. Hartman, dilansir dari Coveteur.
“Jika dermis ketiak tidaklah dieksfoliasi secara teratur, sel dermis tertutup dapat menumpuk yang menyebabkan peningkatan jumlah keseluruhan bakteri, munculnya pustula yang dimaksud menyakitkan, dan juga jaringan parut,” lanjutnya.






