Devin Haney Tamat Atau Naik Kelas Welter Lawan Jaron Ennis

Apakah Devin Haney tamat akibat tiga knockdown yang digunakan dideritanya pada pertandingan tanpa perlawanan yang dimaksud terkenal melawan Ryan Garcia yang dimaksud miliki performa lebih banyak baik? Apakah beliau adalah versi yang mana sejenis lalu tidak ada terpengaruh dari mantan juara kelas ringan tak terbantahkan lalu tak terkalahkan di tempat kelas 63,5 kilogram?
Keingintahuan akan karier Devin Haney lebih tinggi menarik daripada siapa yang tersebut akan ia lawan selanjutnya. Namun pasca mengosongkan sabuk WBC 63,5 kg miliknya, ia mengungkapkan bahwa ia siap untuk bertarung lagi pasca kejadian pada tanggal 20 April dalam Brooklyn, ketika Garcia meraih tiga knockdown juga meraih kemenangan melalui langkah juri, yang mana pada akhirnya dibatalkan oleh langkah Komisi Olahraga Negara Bagian New York.
Mereka juga mendenda Garcia juga menskorsnya selama satu tahun. ”Saatnya saya kembali,” tulis Haney di area X setelahnya menyaksikan perebutan peringkat WBC pengganti kelas 63,5 antara Vergil Ortiz juga Serhii Bohachuk di dalam Las Vegas. ”Menunggu Anda pada Riyadh,” balas Turki Alalshikh, petinju berpengaruh dari Arab Saudi.
Dalam acara ”Top Stories” dalam ProBox TV, analis Paulie Malignaggi juga Chris Algieri mendiskusikan kembalinya Haney, prospek divisi welter yang mana telah dilakukan dibentuk kembali, kemudian bagaimana nasib juara 66,6 kg Jaron “Boots” Ennis dan juga Ortiz Jr.
Berbicara mengenai keberuntungan, Devin Haney (31-0, 15 KO) yang digunakan berusia 25 tahun ini jelas mengincar hal yang disebutkan dengan menggoda Alalshikh, yang tersebut mempunyai tiga pertandingan yang tersebut direncanakan di tempat Arab Saudi sebelum bulan Februari. ”Kami tahu Devin Haney akan kembali lalu menimbulkan langkah kegiatan bisnis terbesar yang mana dapat ia lakukan,” kata Malignaggi. ”Dia menerima beberapa pukulan yang dimaksud tidak ada adil dari pertarungan Ryan Garcia … akan ada rasa penasaran menghadapi Devin Haney.”
Haney menolak bayaran sebesar 1,6 jt poundsterling untuk melawan lawan wajibnya, Sandor Martin, setelahnya tawaran bayaran yang mana dimenangkan oleh Top Rank, serta ia kemungkinan besar akan beralih ke lanskap baru divisi kelas welter yang digunakan memperhitungkan Ennis, juara baru WBO Brian Norman Jr, Eimantas Stanionis – WBA – lalu Mario Barrios Jr – WBC – sebagai pemegang penghargaan menyusul kepindahan mantan juara tak terbantahkan, Terence Crawford ke kelas welter super.
”Saya mempertanyakan apakah ini adalah Devin Haney yang dimaksud merasa gatal atau apakah ini mengawasi semua uang yang tersebut dapat ia hasilkan [dengan Alalshikh],” kata Algieri. ”Anda harus masuk selagi uangnya masih ada. Anda tidaklah tahu berapa lama uang itu akan ada di dalam sana.”
Malignaggi mengungkapkan bahwa Haney membuktikan bahwa ia terbiasa dengan pertarungan dengan uang besar dengan meninggalkan sabuk juga pertarungan melawan Martin. Apakah beliau memilih kelas welter atau 63,5 kg, “gosip serta opini” menghadapi meninjau “bagaimana penampilannya” akan menggalakkan intrik pada pertarungan Haney berikutnya,” kata Malignaggi.
Mengingat Haney membutuhkan “sedikit penyelenggaraan kembali,” jangan berharap beliau akan melawan juara 63,5 Teofimo Lopez, kata Algieri. Jika keputusannya adalah pindah ke kelas welter, Haney akan bergabung dengan para juara baru yang tersebut juga ingin membuktikan diri.






