Cara berantas “Black Mold” juga mencegahnya muncul kembali pada rumah

Ibukota Indonesia – Black mold atau jamur hitam mampu muncul tanpa kita sadari juga mengalami perkembangan biak di tempat-tempat lembap pada rumah.
Biasanya, jamur ini meningkat dalam sudut-sudut ruangan yang dimaksud lembab, kurang ventilasi atau terkena kebocoran air. Selain menimbulkan rumah terlihat kotor, keberadaan jamur hitam ini juga bisa jadi membahayakan kesejahteraan keluarga. Karena itu, penting untuk segera mengatasi permasalahan ini sebelum dampaknya semakin parah.
Black mold adalah jenis jamur yang mana berwarna gelap, biasanya hijau tua atau hitam. Salah satu jenis yang dikenal adalah Stachybotrys chartarum. Jamur ini meningkat serta menyebar di dalam bahan-bahan yang mana mengandung banyak selulosa, seperti hasil berbahan kertas, kayu atau drywall (papan gipsum).
Jamur hitam membutuhkan suhu hangat kemudian kelembapan membesar untuk tumbuh. Itulah mengapa jamur ini rutin ditemukan dalam area rumah yang mana lembap atau pernah mengalami kehancuran akibat air, seperti ke ruang bawah tanah, kamar mandi, kemudian sekitar jendela.
Langkah-langkah mengatasi jamur hitam di rumah
Alat yang tersebut diperlukan:
- Masker wajah (N-95)
- Pelindung mata
- Sarung tangan karet
- Ember
- Botol semprot
- Spons
- Sikat pembersih
- Kain lap
Bahan yang Diperlukan:
- Sabun cuci piring
- Pembersih jamur kemudian lumut (terutama yang berbahan terlibat untuk membasmi jamur)
- Pemutih klorin (jika diperlukan)
Langkah-langkah
Langkah 1: Lindungi diri Anda sebelum memulai pembersihan, pastikan untuk mengenakan masker N-95, sarung tangan juga pelindung mata. Hal ini penting untuk melindungi diri dari paparan spora jamur yang tersebut dapat membahayakan kebugaran dan juga materi pembersih yang digunakan.
Langkah 2: Singkirkan barang basah teristimewa pasca terjadinya kecacatan akibat air, seperti banjir atau rumah yang kebocoran segera angkat barang-barang yang tersebut basah. Beberapa barang seperti furnitur, karpet, atau selimut yang mana terendam air sebaiknya segera dikeringkan pada waktu 48 jam. Jika barang yang disebutkan telah terkontaminasi jamur, sebaiknya dibuang juga diganti.
Langkah 3: Bersihkan permukaan yang mana terkena jamur dengan menggunakan pembersih yang mana sesuai dengan permukaan yang terkontaminasi jamur. Mulailah dengan pembersih ringan, seperti sabun cuci piring yang tersebut dicampur air hangat serta lanjutkan dengan pemutih klorin jikalau jamur masih terlihat. Hindari mencampur pemutih dengan substansi pembersih lain, oleh sebab itu bisa jadi memunculkan gas berbahaya.
Bersihkan permukaan dengan spons atau sikat, dan juga pastikan untuk membilasnya dengan air bersih setelahnya proses pembersihan. Jika jamur masih terus ada, ulangi langkah-langkah yang disebutkan dengan larutan pemutih yang dimaksud tambahan kuat.
Setelah selesai, pastikan untuk memeriksa kembali area yang dimaksud sudah dibersihkan selama beberapa hari ke depan untuk memverifikasi bahwa jamur tak kembali muncul.
Cara menghindari kembalinya jamur
Pencegahan adalah kunci utama untuk mengelakkan kemunculan kembali black mold di rumah. Berikut beberapa langkah yang digunakan dapat direalisasikan untuk mencegahnya:
1. Perbaiki kebocoran segera
Kebocoran pada pipa, atap, atau dinding harus segera diperbaiki. Area yang dimaksud basah harus dikeringkan dengan cepat untuk mengelak berkembangnya jamur.
2. Gunakan dehumidifier
Dehumidifier sangat berguna untuk melindungi kelembapan ruangan tetap rendah, yang dimaksud menjadi salah satu unsur utama tumbuhnya jamur.
3. Pastikan sirkulasi udara yang baik
Untuk menjaga dari kelembapan berlebih, pastikan ruangan miliki ventilasi yang dimaksud cukup. Buka jendela lalu pintu secara rutin untuk meningkatkan aliran udara.
4. Bersihkan AC secara berkala
AC yang tak terawat bisa saja berubah menjadi sarang bagi spora jamur. Oleh akibat itu, pastikan untuk membersihkannya secara rutin agar tidak ada berubah menjadi tempat berprogres biaknya jamur.
5. Gunakan cat anti jamur
Saat melakukan pengecatan, pilih cat yang digunakan miliki isi anti jamur. Hal ini akan membantu menghindari perkembangan black mold pada dinding rumah.
Dengan langkah-langkah ini, Anda dapat mengempiskan risiko kemunculan black mold lalu melindungi kebersihan dan juga kenyamanan rumah.
Artikel ini disadur dari Cara berantas “Black Mold” dan mencegahnya muncul kembali di rumah






