20 KO Brutal Sekali Bogeman Paling Tak Terlupakan Sepanjang Masa

Inilah 20 KO brutal sekali bogeman paling tak terlupakan sepanjang masa yang tersebut mengguncang ring tinju dunia . Tidak ada klimaks di olahraga tinju yang sedramatis juga sedahsyat KO sekali pukulan. Angelo Leo adalah orkestrator terbaru dari penyelesaian seperti itu ketika, pada Hari Sabtu waktu malam (10 Agustus), sebuah pukulan yang mana menentukan menjatuhkan Luis Alberto Lopez dari kesadarannya pada ronde ke-10 pada sebuah pertarungan yang digunakan berlangsung sengit.
Dengan kemenangan yang mengejutkan, di area pada Tingley Coliseum, Albuquerque, Leo menjadi juara kelas bulu IBF serta pukulan terakhirnya, sebuah hook kiri yang dimaksud meliuk-liuk, jelas ditakdirkan untuk menjadi sorotan dalam tahun-tahun mendatang. ‘Mengurutkan’ penyelesaian satu pukulan terhebat di sejarah tinju pada hal yang mendekati pengertian yang mana pasti adalah hal yang digunakan mustahil – bagaimanapun juga, kita semua menyukai apa yang digunakan kita sukai. Berikut 20 KO satu bogeman paling tak terlupakan sepanjang masa.
Mike McCallum KO Ronde 5 vs Donald Curry (1987)
Selama empat ronde, Curry mengingatkan kita mengapa ia adalah petarung yang mana istimewa ketika ia mengungguli McCallum yang digunakan brilian, bahkan hampir menjatuhkannya pada ronde kedua. McCallum, sang penguasa kelas welter super WBA, masih jarak jauh dari terkalahkan dan juga setelahnya satu atau dua peringatan tegas halus tentang apa yang dimaksud akan terjadi, ia mengirimkan umpan dengan pukulan kanan serta menidurkan Curry dengan pukulan kirinya.
Rocky Marciano KO Ronde vs 13 Jersey Joe Walcott (1951)
Kecintaan pada Jersey Joe mungkin saja menciptakan KO ini, yang tersebut kerap dianggap sebagai yang dimaksud terbaik yang dimaksud pernah dihasilkan kelas berat, tak berada di tempat kedudukan yang lebih banyak tinggi di daftar ini. Namun penyelesaian ini tetap memperlihatkan miliki daya tarik yang tersebut mengerikan.
Julian Jackson KO Ronde 4 vs Herol Graham (1990)
Sekali lagi, kegemaran petarung yang mana terlena di alam mimpi mempengaruhi peringkatnya, ini adalah sebuah KO yang luar biasa. Graham, menimbulkan Jackson tiada dapat mengawasi dengan serangan akuratnya kemudian pertarungan hampir hanya dihentikan. Kemudian Jackson menemukan cara terbaik dari semua penyelesaian dengan satu pukulan untuk mempertahankan penghargaan juara kelas menengah WBC. Graham yang digunakan jatuh ke menghadapi kanvas masih menjadi pemandangan yang digunakan mengerikan.

Alexander Povetkin memukul KO Dillian Whyte dengan uppercut mematikan/DAZN
Alexander Povetkin KO Ronde 5 vs Dillian Whyte (2020)
Povetkin yang tersebut semakin menua seharusnya menjadi laga terakhir Whyte sebelum perebutan sabuk juara dunia kelas berat, juga ia dipilih sebab ia miliki nama besar lalu juga tanda-tanda keausan. Terjatuh dua kali dalam ronde keempat juga terlihat seperti orang yang digunakan terpukul di tempat ronde kelima, Povetkin melayangkan sebuah uppercut kiri yang digunakan melayang melintasi perut Whyte dan juga mengenai pangkal rahangnya. Saat promotor Whyte, Eddie Hearn, menyaksikan, dalam halaman belakang rumahnya, petinju Inggris itu terkapar.
Roy Jones Jr KO Ronde 7 vs Glen Kelly (2002)
Keberanian Jones Jr yang mana mendadak kemungkinan besar lebih banyak spektakuler daripada konsekuensinya. Dengan kedua tangan di dalam belakang punggungnya kemudian Kelly berada tepat dalam depannya, Jones mengundang atlet Australia itu untuk mencoba peruntungannya. Kelly melontarkan sebuah jab setengah hati sebelum Jones menyingkir ke samping kemudian melontarkan sebuah pukulan kanan yang dimaksud menjatuhkan lawannya.
Gervonta Davis KO Ronde 6 vs Leo Santa Cruz (2020)
Saya tiada yakin berapa kali saya menonton tayangan ulang dari serangan terakhir itu – sebuah pukulan kiri yang tersebut sinematik – namun itu sangat luar biasa. Persiapan lalu eksekusinya, pada waktu Davis mendesak Santa Cruz ke arah tali ring dan juga melegakan uppercut yang mana sempurna, sangatlah dingin.
Bob Foster KO Ronde 4 vs Dick Tiger (1968)
Momen pada waktu Tiger yang tersebut tambahan kecil jatuh tak sadarkan diri dalam berhadapan dengan kanvas, membeku lantaran terkejut, tetap memperlihatkan menjadi salah satu yang digunakan paling mengerikan di area antara semuanya.
Antonio Tarver KO Ronde 2 vs Roy Jones Jr (2004)
Ketika petarung yang berada dalam melawan kanvas juga menjadi favorit utama, sifat memukau dari KO satu pukulan akan meningkat secara signifikan. Dan Jones tidaklah belaka menjadi favorit, namun ia juga telah dilakukan lama dianggap sebagai petarung yang digunakan tak terkalahkan – jadi ketika Tarver memukulnya dengan tendangan voli untuk mengalahkannya, itu adalah pemandangan yang tersebut benar-benar tak terlupakan.






