Menkes Prancis ungkap Covid tak melonjak walaupun ada Olimpiade 2024

Ibukota – Menteri Aspek Kesehatan Prancis, Frederic Valletoux mengungkapkan penyakit COVID ke Prancis tak melonjak walaupun ada kenaikan jumlah total wisatawan disebabkan berlangsungnya Olimpiade Paris 2024.
Dalam laporan AFP, Kamis, Menteri Aspek Kesehatan Prancis, Fredeic Valletoux mengaku pemerintah akan terus waspada khususnya di masa Olimpiade Paris 2024, meskipun di kondisi yang tidak ada terdapat persoalan hukum kenaikan Covid.
"COVID masih sama-sama kita pada tingkat yang rendah tetapi kita bukan berada di periode dengan kenaikan atau kembalinya virus yang dimaksud kuat," kata Menteri Aspek Kesehatan Frederic Valletoux.
Dia menambahkan bahwa pihak berwenang diharapkan untuk mensosialisasikan persyaratan masker ke tempat-tempat umum mulai sekarang. "Tidak ada sinyal peringatan keras yang digunakan sangat kuat pada tahap ini," kata Valletoux.
Beberapa dari 10.500 atlet yang akan bersaing ke acara multievent olahraga terbesar ke globus ini telah terjadi dinyatakan positif Covid sejak tiba di dalam Paris. "Kami tahu bukan ada yang digunakan namanya risiko nol dari persoalan hukum ini," kata Valletoux.
Di antara yang paling parah terkena dampak adalah tim polo air wanita Australia, dengan kepala delegasi Anna Meares mengkonfirmasi terdapat lima perkara positif Covid, sementara beberapa atlet Belgia juga dinyatakan positif menurut dokter Komite Olimpiade.
Beberapa delegasi telah terjadi menguatkan tindakan pencegahan sebagai tanggapan. Misalnya, grup dayung Prancis bersikeras tetap menggunakan masker dalam acara media menjauhi kompetisi.
Artikel ini disadur dari Menkes Prancis ungkap Covid tak melonjak meski ada Olimpiade 2024





