Pengertian overhidrasi lalu cara mengatasinya

Ibukota – Overhidrasi sebuah kondisi di mana seseorang mengonsumsi atau menerima lebih tinggi sejumlah cairan dari yang mana dibutuhkan oleh tubuh.
Overhidrasi dapat menyebabkan ketidakseimbangan elektrolit di tubuh yang digunakan berpotensi pada kesehatan.
Ciri overhidrasi dapat mencakup mual, muntah, sakit kepala, kebingungan, serta pada perkara yang digunakan tambahan penting mampu menyebabkan edema otak.
Untuk mengurangi hal itu, penting bagi tubuh untuk memenuhi keperluan cairan. Setiap hari tubuh pendatang dewasa setidaknya membutuhkan dua hingga tiga liter air per hari. Sebab, tubuh manusia terdiri sekitar 50-70 persen air. Maka dari itu permintaan cairan tubuh sangatlah penting,
Namun, bagaimana apabila meminum air lebih besar dari empat liter per hari? Ternyata hal ini dapat berbahaya yang mana menyebabkan overhidrasi.
1. Bahaya overhidrasi
Overhidrasi merupakan kelebihan cairan pada di tubuh di mana bubungan ginjal tidak ada dapat mengeluarkan kelebihan air yang ditandai dengan warna urine jernih atau tidaklah berwarna.
Kondisi itu dapat menyebabkan kelainan elektrolit oleh sebab itu rendahnya kadar natrium (sodium) atau disebut dengan hiponatremia.
Manusia sangat membutuhkan kadar natrium agar sel-sel pada tubuh mampu menahan air. Namun ketika cairan masuk secara berlebihan, organ pada tubuh justru tergenang air. Berikut ini adalah tanda apabila tubuh terkena hiponatremia:
• Sering buang air kecil.
• Sakit kepala.
• Kembung.
• Mual.
• Mudah lelah.
• Pembengkakan pada tubuh.
• Menjadi cepat haus.
2. Cara mengatasi overhidrasi
• Minum air putih secukupnya (2-3 liter/hari).
• Menjalani gaya hidup sehat.
• Olahraga teratur.
• Pola makan seimbang.
• Mengobati situasi mendasar dari overhidrasi.
• Menghentikan obat – obatan.
• Memberikan natrium ganti (jika dibutuhkan)
Artikel ini disadur dari Pengertian overhidrasi dan cara mengatasinya






