5 Fakta Daniel Dubois Jelang Lawan Anthony Joshua: Penggemar Mike Tyson hingga Rasio KO 95%

Pertarungan akbar antara Anthony Joshua dan juga Daniel Dubois semakin dekat, dengan duel yang tersebut sangat dinantikan akan berlangsung pada 21 September pada Stadion Wembley. Dalam persiapan menuju laga ini, mari kita lihat lima fakta menarik tentang Daniel Dubois , petinju muda yang dimaksud siap menantang mantan juara dunia, Anthony Joshua.
1. Mike Tyson Adalah Petinju Favoritnya
Dubois mengidolakan Mike Tyson, salah satu petinju terhebat sepanjang masa. Inspirasi dari Tyson terlihat jelas di gaya bertarung Dubois yang penuh kekuatan lalu agresivitas. Seperti Tyson, Dubois dikenal sebagai petinju yang setiap saat mengincar KO, lalu beliau berharap sanggup meniru kesuksesan idolanya di area melawan ring.
2. Memulai Latihan Tinju di tempat Usia 6 Tahun
Dubois pertama kali mengenal tinju ketika ayahnya membawanya ke Peacock Boxing Gym ketika usianya baru enam tahun. Sejak pada waktu itu, ia jatuh cinta pada olahraga ini lalu terus mengasah kemampuannya hingga menjadi salah satu petinju paling menjanjikan dalam divisi kelas berat. Awal mula yang digunakan dini ini menjadi fondasi kekuatan fisik lalu mental yang tersebut ia miliki ketika ini.
3. Dijuluki ‘Dynamite’ Karena Kekuatan Ledaknya
Julukan ‘Dynamite’ diberikan terhadap Dubois akibat kekuatan pukulannya yang digunakan eksplosif. Setiap kali berada dalam ring, Dubois terus-menerus menunjukkan kemampuan untuk menghabisi lawan dengan cepat, serta hal ini membuatnya menjadi salah satu petinju paling berbahaya di area kelas berat. Kekuatan ledaknya akan menjadi senjata utama pada waktu menghadapi Joshua.
4. Rasio KO 95%
Dengan rasio knockout yang dimaksud mengesankan, mencapai 95%, Dubois terkenal sebagai petinju yang dimaksud jarang membiarkan pertarungannya berlangsung hingga akhir ronde. Dia hampir terus-menerus mengakhiri pertandingan dengan KO, menjadikannya ancaman kritis bagi siapa pun yang dimaksud berdiri di dalam hadapannya. Statistik ini menambah daya tarik duel melawan Joshua, yang digunakan juga miliki rasio KO tinggi.
5. Pernah Sparring dengan Anthony Joshua
Menariknya, Dubois kemudian Joshua pernah berlatih bersatu di sesi sparring. Pengalaman ini memberikan Dubois deskripsi tentang gaya bertarung Joshua, yang dimaksud bisa saja menjadi keuntungan ketika merek berhadapan di area menghadapi ring. Meskipun sparring hanya sekali latihan, rapat mereka sebelumnya memberi bumbu tambahan pada rivalitas ini, pada mana Dubois mungkin saja akan menggunakan pengalaman itu untuk menyusun strategi terbaik.
Dengan kekuatan pukulan yang dimaksud luar biasa lalu tekad yang dimaksud kuat, Daniel Dubois siap memberikan tantangan besar bagi Anthony Joshua pada pertarungan yang disebut-sebut sebagai salah satu yang digunakan paling dinantikan tahun ini. Siapa yang akan meninggalkan sebagai pemenang di tempat Wembley? Saksikan jawabannya pada 21 September mendatang.




